gagarin fam, i say the most bullshit when i fall in loveJuly 31, 2008 8:39 pm

i might haven’t come a long way but, so far i have learn.

 

bagaimana caranya memberi,  yang mungkin awalnya dalam batas sebagai manusia yang tidak bisa dihindari, menginginkan balasan,tapi kemudian merelakan, bahwa memberi adalah memberi, karena ikhlas, karena memang seperti itulah. just because. 

bagaimana caranya tidak pernah menanyakan pada seseorang mengapa ia mencintai kita, dan jika ditanya pun, menjawab, karena memang cinta. sekarang ema tau rasanya menjawab begitu, tidak ada alasan lain yang cukup ada artinya, selain, ya, karena memang cinta, tak ada penjelasan, titik.

bagaimana caranya agar tidak takut kehilangan. sulit sekali, me.  ema sedang ada pada titik sangat, sangat takut kehilangan sesuatu yang ema kira sudah pantas ema dapatkan. sudah seharusnya ema miliki. rasanya. harusnya. yakinnya begitu. ema yakin itu milik ema, dan ema mau-yang jarang ema lakukan- untuk berusaha dan tidak lari ketika keadaan memburuk.

dan jangan tanya godaannyaemoticon.. 

tapi memang harus ikhlas ya me. harus percaya semua itu kepunyaan Allah dan apapun kondisinya tidak boleh takut. jadi ema sekarang belajar buat menerima bahwa apapun yang ada di genggaman tangan ema-seberapapun ema inginkan- harus bisa dilepaskan untuk dilihat kemana arahnya. ema akan berusaha semampu ema,. tapi tidak akan pernah bilang, harus ini. InsyaAlah ema ikhlas, me.

gagarin famApril 16, 2008 10:34 pm

my dad’s in town…
hari jumat pagi kemarin ayah saya datang ke jogja, sepulang dari sebuah seminar di Jakarta. Tiket yang tadinya CGK-AMI diveto oleh ibu saya menjadi CGK-JOG, berhubung ibu "butuh" beberapa barang yang ‘adanya cuma di Jogja’.. jadi begitulah, dua hari ini, saya belajar banyak tentang ayah saya, a man i thought i knew..

pertama, setelah tidur dan tidak mengomentari kontrakan baru(setelah itu laporan ke ibu saya kalo "rumahnya bersih, kamar ema aja yg berantakan" hhmmpphh.) siangnya beliau cerah ceria mengajak membeli:
1. kain seprai ("ibu maunya yang putih polos, kayak biasa")
2. beha favorit ibu saya yang katanya cuma ada di jogja (ohmigod)
3. oleh oleh tas-ato-apa-kek-yang-lucu buat ibu dan dua orang lain temen se-geng ibu saya.

seprai, ga masalah. cuma kain katun putih,renda renda, tidak ada yang bisa diperdebatkan. yang nomor dua juga tidak. kan sudah ada ukurannya..

perjalanan berikut ke Mirota Batik(my fave place of all!) adalah bencana. a total disaster. perjalanan bertiga(dengan adik saya, perkenalkan: Pippi, semester 3 UII ekonomi) ternyata tidak membantu, ternyata butuh lebih dari sekedar sepasang betis tangguh dan kecintaan saya pada Mirota untuk menghadapi ayah saya pada kasus ini.

"tas yang ini? kok agak rame ya? apaan ini, kerang-kerang ga jelas"

"warnanya butek, nanti sama ibu kamu dipikir tas bekas kamu"

"kok murah? padahal bagus loh. pasti ada apa-apanya"

"mahel. padahal cuma begini doang"

"masak yang ini buat bu sinta? yah buat ibu sih gapapa, tapi kalo buat bu sinta ga cocok, kan harus kembar"

"eh ini bagus. ga kembar kayaknya ga apa-apa"

"pegel"

"maenan sepeda yang itu tuh, gimana bikinnya ya? hebat"

"kamu ga beli apa gitu buat adek anin?"

"apa tas yang tadi aja ya? coba tanya kalo warnanya ada yang lain nggak"

"apa sepatu aja ya? jangan tas"

"masak kamu gapernah liat kalo ibu-ibu tuh jalan-jalan? mana pernah bawa tas kecil. barangnya banyak"

"lebih tahan lama mana bahan ini apa yang itu?"

"ga cocok dong, harus mecing(matching-red.) ama semua baju."

"laper, pegel"

"tas yang ini deh, males milihnya"

….dan banyak lagi. suer.

tolong maafkan keterkagetan saya, karena pengalaman belanja saya bersama ayah saya selama ini paling pol ya belanja beberapa kardus sirop buat lebaran, dan belanja-belanja lain yang tidak penting.

adik saya yang biasanya super duper cerewet pun kali ini juga takjub. padahal ironisnya, pagi sebelumnya ayah saya bercerita bahwa ibu menelefon bilang "nanti kalau belanja jangan ajak pippi, yang(yap, ibu saya masih memanggil ayah saya ‘yang’, sayang.) kalo makan baru ajak, dia kan cerewet banget, nanti repot"
sadis yah ibu saya.

yah, ternyata selama ini ayah saya lebih menakjubkan dari yang saya kira. dari semua sifatnya yang menakjubkan seperti suka karaoke dimana saja kapan saja, ato takut anak ayam, ato gasuka kalo nyetir trus disalip, menurut saya itu semua wajar, tapi yang sekarang saya ceritakan ini yang agak tidak bisa saya terima. bapak-bapak seharusnya pecaya pada selera anak gadisnya(dua ekor anak gadis, pula!!) kalo sudah masalah memilih TAS. barang yang berada di wilayah kekuasaan perempuan.

yah nanti kapan kapan bab tentang ayah saya berlanjut lagi, cerita diatas benar adanya dan tanpa paksaan dari pihak manapun. beberapa bagian telah diganti gaya bahasanya demi menyesuaikan dengan pembaca, dan mungkin ada sedikit hiperbolisasi, tapi percayalah, semuanya stated to be true and correct.

gagarin fam 10:25 pm

  tiga hari yang lalu saya  menerima telefon dan langsung butuh kursi. om tersayang dilariin ke rumah sakit, karena penyumbatan pmbuluh darah. padahal umurnya baru 35.. anak masi kcil2..

    penyumbatan pembuluh darah itu kalo ke otak kan stroke ya? nah om ini ke jantung, jadi jantung koroner…ceritanya sih pulang kantor beliau main pingpong, trus pas masi ngos2an, minum berocca(mahap nyebut merek), langsung kolaps, dan sekarang masih di ICCU.  ya turunan juga sih. kakek (ayah beliau dan ibu saya) meninggal karena penyakit yang sama. tapi mau nggak mau juga pasti ada kaitan ama gaya hidup, khususny rokok. kayaknya semua orang dekat saya juga merokok.  Mr.Orbit and  Mum.. aduh.. lutut lemes perut mules mbayanginnya..

    well its not like i’m against it. Rokok, maksud saya. pernah melakukan, dan sekali lagi, saya dikelilingi oleh perokok. keluarga, sahabat2 dekat, pacar, dsb dsb..daftarny panjang. um okay with that, and it’s not like it kill you right away.. bukan sesuatu yang nyata bisa membunuh. tapi fakta ga bisa dibuang, sekarang sudah ada dua orang tersayang yang kena akibatnya. and i stung to really think, okelah bukan hal yang keliatan nyata berbahaya, tapi kalo bisa dihindari, kenapa nggak?

    see um not really into talking people to quit smoking, its their business and their body. tapi umur 35 dan kena serangan jantung? wah.. too true to be good.  membayangkan kedua orang tua saja saya sudah nangis-nangis.. belum lagi adekku yang baru smp dan kayakny udah mulai nyuri2 ngerokok..

    memang sih urusan Ajal itu bukan urusan manusia, tapi at least, jauhi hal-hal yang mudharat juga kan bisa.. baru kerasa kan kalo udah ada orang yang kita sayang kena..?

    Miq Adi sayang yang sekarang masi di ICU, cium jauh ya.. maaf belum ngirim titipan lagu Tracy Chapmannya, lagi dilengkapin:(maap ema lelet.. soon, i promise.

love you, and get well soon.

gagarin fam 10:13 pm

Wahai Abu Dzar !
Jika kau ingin menjadi manusia yang paling kuat maka bertawakallah kepada Allah Swt, jika kau ingin menjadi manusia paling mulia maka bertakwalah kepada Allah Swt, dan jika kau ingin menjadi manusia yang paling kaya maka jadikanlah apa yang ada ditangan Allah Swt itu jauh lebih kekal dari apa yang ada ditanganmu.

Wahai Abu Dzar !
Andai saja manusia berpegang teguh kepada ayat ini, - ‘Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah memberinya jalan keluar dan memberinya rezeki dari jalan yang tak dinyana, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan cukup baginya’-, niscaya ayat ini akan mencukupkan mereka.

Wahai Abu Dzar !
Allah berfirman, ‘Hamba-Ku tidak akan merasakan keberadaan-Ku kecuali Ku-jadikan hatinya kaya dan akhirat tujuannya, langit dan bumi menampung rezekinya dan mengganti segala kehilanganya dan Aku berada dibalik setiap aktivitasnya. Seandainya ia lari dari rezekinya sebagaimana ia lari dari kematian, pasti Aku akan menjemput rezeki itu untuknya sebagaimana
kematian menjemputnya.

(Wasiat Nabi kepada Abu Dzar Al- Ghifari)


membaca ini membuat saya menunduk, berfikir dan mengerti, lebih dari yang pernah saya sombongkan tentang diri saya yang sangat mengerti konsep kesederhanaan dan hanya-ingin-kaya-secukupnya..
yang pasti belum bisa sampai pada tahap mirip doa Rasulullah;"ingin dijadikan hamba Allah yang miskin secara materi,." tapi cukuplah untuk mengerti apa itu kalimat "makan sebelum lapar, dan berhenti sebelum kenyang" untuk digunakan dalam berbagai masalah dalam hidup.. :)

Ya Allah, ema kangen seluruh ‘harta’ yang berdiri diatas alamat jl. Ade Irma no.115… kangen betul-betul, cuma memang bodohnya ema takut banget banget, dibilang"kamu mengecewakan…".. ya Allah, pengen pulang dan sujud di kaki meme-mamiq…  ternyata nangis dalem hati, ditahen,ditelen,disembunyikan itu memang bikin harfiah, sesak dada ya… maafin ema ya, me,miq.. ema tau betapa luas ridho me+miq untuk ema, betapa terbukanya pintu walaupun ema membawa pulang segunung kesalahan dan permasalahan, ema cuma takut, SEJUJUR-JUJURNYA, takut. Ya Allah, tolong kirimkan ema sesuatu, seseorang, sebentuk apapun itu yang bisa menggandeng tangan ema buat pulang..
ampuni ema ya Allah, kalo ama masalah sepele gini aja mewek, cengeng, belum ada apa-apa udah nangis…